Latar tentang bisnis properti
yang cukup menjanjikan untuk membingkai masa depan, dari sinilah semua berawal.
Ketika mengingat tentang rasa syukur tentu semuanya kembali dalam diri
masing-masing.
Bisnis properti yang kini bisa
beragam skemanya mengawali konsep bisnis ini direkam, yang kemudian dijadikan
runtutan dan rujukan dalam mencapai tujuan. Apa yang sedang ingin diraih dan
apa yang sedang dikerjakan akan mencerminkan hasil. Jika semesta mendukung,
maka konsep ini akan menjadi role model dan rekam jejak yang baik.
Siapa diri kita...
Menelaah tentang diri sendiri,
kemampuan serta sifat tidaklah mudah. Cenderung kita akan tidak jujur melihat
kedalam tentang siapa diri kita, siapa keluarga kita, dan darimana asal kita.
Saat ini tidak penting
membicarakan tentang latar sejarah, terpenting adalah bagaimana memulai
semuanya dari awal dengan konsep serta aturan dalam menentukan capaian dan
hasil.
Bisnis Properti Sebagai Pilihan
6 tahun berjalan mengenal bisnis
yang tadinya sama sekali awam. Mencoba kesempatan dengan belajar sebagai staff
dikantor developer. Belajar membuat runtutan, pelaporan dan disiplin
membiasakan diri hidup dalam kecakapan kerja.
Yang diketahui awalnya dalam
bisnis properti, adalah istilah cashback setelah
baru 6 bulan selesai mengikuti komunitas kewirausahaan. Namun, seiring berjalan
waktu istilah Developer terdengar lebih seksi. Dan semakin dalam semakin banyak
yang bisa dikembangkan dalam bisnis properti
- Cashback dari properti
- Developer properti
- Manajemen properti
- Konsultan properti
- Interior dan eksterior
- Broker properti
- Developer mentoring
- Kontraktor properti
- Developer kavlingan
- Dan berbagai macam variasi skema bisnis properti
Semua macam bisnis properti
diatas mungkin dikerjakan dengan catatan diimbangi dengan kompetensi, skill dan
energi yang cukup. Tentu jika merujuk pada hasil tentu menjadi developer
properti adalah tujuan akhirnya.
